
Kelahiran seorang anak adalah momen fitrah yang membawa sukacita tak terhingga. Dalam Islam, sukacita ini disempurnakan dengan ibadah Aqiqah, sebuah bentuk rasa syukur sekaligus tebusan bagi si bayi. Namun, ibadah yang begitu sakral ini tentu tak bisa dilakukan sembarangan. Kuncinya ada pada pemilihan hewan.
Memastikan syarat domba Aqiqah yang sah bukan sekadar formalitas, melainkan pengejawantahan ketundukan kita pada syariat. Domba atau kambing yang dipilih harus memenuhi kriteria tertentu agar ibadah diterima. Bagaimana kriteria ideal itu? Mari kita telaah bersama, mulai dari landasan syar’i hingga standar kualitas dari Dombastis.
Dua Pilar Utama: Syarat Syar’i Domba Aqiqah yang Sah
Dalam fikih, keabsahan hewan Aqiqah sangat ketat, mirip dengan hewan kurban. Ada dua pilar utama yang tak boleh terlewatkan.
1. Kriteria Usia yang Tepat (Thaniy atau Jadza’ah)
Usia adalah penentu mutlak keabsahan. Secara umum, domba atau kambing yang digunakan untuk Aqiqah harus sudah mencapai usia tertentu, yang dalam istilah fikih disebut musinnah (dewasa).
- Untuk Kambing Biasa (Ma’iz): Usia minimalnya adalah satu tahun penuh dan telah memasuki tahun kedua (tsaniy).
- Untuk Domba (Dho’n/Kibas): Usia minimalnya lebih ringan, yaitu enam bulan penuh dan telah memasuki bulan ketujuh (jadza’ah).
Perlu diperhatikan, sebagian besar ulama dalam Mazhab Syafi’i merujuk pada ketentuan ini. Jika hewan belum mencapai usia minimal tersebut, statusnya tidak sah untuk Aqiqah. Memilih domba yang usianya sudah matang adalah langkah aman, memastikan Anda berada di luar area khilaf (perbedaan pendapat) ulama.
2. Kondisi Fisik: Mutlak Bebas Cacat
Setelah usia terpenuhi, fokus beralih pada kondisi fisik. Hewan Aqiqah, seperti hewan kurban, harus bebas dari cacat yang mengurangi kualitas daging atau mengindikasikan penyakit serius.
Cacat fatal yang menjadikan hewan tidak sah untuk Aqiqah meliputi:
- Sakit yang jelas: Domba yang sakit parah hingga kesulitan berdiri atau makan.
- Buta atau Cacat Mata: Hewan yang buta pada salah satu atau kedua matanya.
- Pincang yang Parah: Kaki yang pincang sedemikian rupa sehingga tidak mampu berjalan normal atau menuju tempat penyembelihan.
- Sangat Kurus: Domba yang terlalu kurus, sampai-sampai tidak ada sumsum tulang yang bisa diambil.
Singkatnya, kriteria domba Aqiqah haruslah hewan yang secara fisik optimal dan fit, baik dari luar maupun dalamnya.
Baca juga: Jasa Potong Aqiqah Dombastis Profesional: Dijamin Halal dan Bersih
Standar Domba Aqiqah Sehat ala Dombastis
Setelah memenuhi syarat syar’i yang bersifat wajib, bagaimana kita memastikan hewan yang dipilih adalah yang terbaik? Di sinilah peran penyedia seperti Dombastis menjadi krusial. Kami tidak hanya fokus pada keabsahan syar’i, tetapi juga pada standar kesehatan dan kualitas yang kami sebut Domba Sehat Kelas Premium.
Kesehatan dan Grade yang Terukur
Domba yang sehat tidak hanya bebas cacat, tetapi juga menunjukkan ciri-ciri vitalitas tinggi:
- Nafsu Makan Baik: Domba aktif merumput atau makan pakan.
- Mata Cerah dan Kotoran Normal: Ini adalah indikator kesehatan pencernaan dan bebas dari infeksi.
- Bulu Mengkilap dan Padat: Menunjukkan nutrisi yang cukup dan perawatan intensif.
- Otot Padat: Memberi jaminan kualitas daging terbaik.
Dombastis memastikan domba mendapatkan pakan terbaik dan higienis, serta diawasi oleh tim kesehatan ternak berkala. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan Anda mendapatkan hewan Aqiqah yang bukan hanya sah, tetapi juga menghasilkan sajian daging yang lezat dan bergizi.
Jumlah Domba Sesuai Syariat
Mengenai jumlah, syariat Islam telah menetapkan:
- Untuk anak laki-laki: Disunahkan dua ekor domba/kambing.
- Untuk anak perempuan: Disunahkan satu ekor domba/kambing.
Walaupun demikian, jika kemampuan finansial terbatas, menyembelih satu ekor untuk anak laki-laki tetap sah dan diperbolehkan. Intinya, sempurnakanlah sesuai kemampuan terbaik.
Proses Terpadu: Kenyamanan Aqiqah yang Syar’i
Memilih syarat domba Aqiqah yang sah adalah langkah awal. Langkah selanjutnya adalah memastikan proses penyembelihan dan distribusi berjalan sesuai tata cara Aqiqah yang benar.
Dombastis menawarkan layanan terintegrasi (fully-integrated). Kami tidak hanya menjual domba yang usianya jadza’ah dan kondisinya bebas cacat, tetapi juga mengurus penyembelihan yang dilakukan oleh juru sembelih bersertifikat (Juleha) dan di bawah pengawasan syar’i. Ini menjamin proses berjalan halal, higienis, dan penuh ketenangan (thuma’ninah) bagi keluarga Anda.
Ibadah adalah tentang ketenangan hati. Dengan memilih domba dari penyedia terpercaya yang memahami betul hukum Aqiqah dan standar kesehatan, Anda bisa fokus pada kebahagiaan dan keberkahan kelahiran buah hati.
Jangan tunda lagi niat suci Anda. Segera sempurnakan kebahagiaan kelahiran buah hati Anda dengan Domba Aqiqah yang Sah, Sehat, dan Premium dari Dombastis.
Hubungi Dombastis sekarang untuk konsultasi gratis dan pemesanan!
- 📱 [087787502950]

[…] Baca juga: Syarat Domba Aqiqah yang Sah dan Sehat Menurut Dombastis […]