Jumlah Domba Aqiqah Jantan dan Betina: Panduan Praktis Dombastis

Jumlah Domba Aqiqah Jantan dan Betina: Panduan Praktis Dombastis.Gambar: Ai Gemini

Momen kelahiran buah hati adalah salah satu anugerah terindah. Dalam kebahagiaan itu, terdapat pula sunnah Rasulullah SAW yang mulia: Aqiqah. Ini adalah ibadah penyembelihan hewan, umumnya domba atau kambing, sebagai wujud syukur atas lahirnya sang anak, sekaligus pemutus ikatan ghaib yang menyertainya.

Namun, sebagai umat Islam yang ingin menyempurnakan ibadah, sering muncul pertanyaan: berapa jumlahnya? Dan, yang tak kalah penting, apakah harus memilih domba aqiqah Dombastis jantan atau betina?

Kekhawatiran dan kebingungan ini wajar. Sebab, Aqiqah bukan sekadar potong domba, melainkan pelaksanaan syariat yang harus sesuai tuntunan. Dalam tulisan ini, kami akan membedah tuntas panduan praktis, dari aspek syar’i hingga pemilihan hewan kurban yang tepat bersama Dombastis.

Menghitung Syarat Syar’i: Kuantitas Domba yang Tepat

Dasar penentuan jumlah domba untuk Aqiqah telah jelas tertuang dalam hadits. Perbedaan jumlah ini disesuaikan dengan jenis kelamin anak yang dilahirkan.

Kuantitas Domba Aqiqah Anak Laki-Laki

Untuk anak laki-laki, jumhur ulama sepakat berdasarkan hadits shahih bahwa jumlah domba yang disunnahkan adalah dua ekor.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa dikaruniai anak, lalu ia ingin beribadah atas nama anaknya, maka hendaklah ia beribadah dengan dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan.”

Dua ekor domba ini menunjukkan keutamaan dan pemuliaan status anak laki-laki. Namun, sebagian ulama juga berpendapat bahwa jika tidak mampu, mencukupkan dengan satu ekor domba saja hukumnya tetap sah, meski tidak mencapai kesempurnaan sunnah. Ini adalah keringanan yang patut disyukuri.

Kuantitas Domba Aqiqah Anak Perempuan

Berbeda dengan anak laki-laki, untuk anak perempuan, jumlah domba yang disunnahkan adalah satu ekor. Tentu saja, pelaksanaan satu ekor ini harus dipastikan memenuhi semua syarat sah.

Intinya, dalam memilih domba aqiqah, memastikan jumlah yang tepat sesuai sunnah adalah langkah awal yang krusial.

Domba Aqiqah Jantan atau Betina? Mana yang Lebih Utama?

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul di benak orang tua, terutama ketika berhadapan dengan pilihan Domba Aqiqah Dombastis jantan atau betina.

Konsensus Syariat: Boleh Keduanya

Menurut dalil syar’i yang umum berlaku, dalam ibadah Aqiqah, tidak ada keharusan mutlak untuk memilih domba jantan. Artinya, menggunakan domba betina untuk Aqiqah hukumnya adalah sah dan diperbolehkan.

Para ulama hanya fokus pada kualitas fisik dan usia hewan, bukan jenis kelaminnya. Selama domba tersebut sehat, tidak cacat, dan telah mencapai usia minimal yang dipersyaratkan, maka ia sah dijadikan hewan Aqiqah.

Namun, di masyarakat umum, memilih domba jantan sering dianggap lebih utama (afdol). Hal ini biasanya terkait dengan jumlah daging yang lebih banyak atau kebiasaan yang disamakan dengan ibadah kurban. Dalam konteks Dombastis, kami memastikan kedua jenis kelamin memiliki kualitas yang prima dan memenuhi syarat.

Kriteria Wajib Domba yang Sah

Apapun pilihan Anda, domba aqiqah Dombastis jantan atau betina, ada tiga kriteria mutlak yang harus dipenuhi:

  1. Usia Cukup: Domba harus sudah memasuki usia Jadz’ah (minimal 6 bulan jika domba) atau Tsaniyyah (minimal 1 tahun jika kambing).
  2. Sehat Fisik: Tidak boleh ada cacat yang menghalangi keabsahan, seperti sangat kurus, sakit parah, buta sebelah, atau pincang.
  3. Milik Penuh: Hewan harus milik sah pihak yang ber-Aqiqah.

Panduan Praktis Memilih Domba Aqiqah Dombastis

Memilih domba Aqiqah seharusnya tidak menjadi beban yang memberatkan. Dombastis hadir sebagai solusi praktis untuk memastikan ibadah Anda sempurna, baik dari segi jumlah maupun kriteria sah.

Baca juga: Syarat Sah Domba Qurban Menurut Syariat Islam

Keunggulan Layanan Dombastis

Dombastis memahami betul kebutuhan orang tua modern. Kami memastikan setiap hewan yang tersedia:

  • Telah melewati pemeriksaan kesehatan ketat oleh tim ahli, sehingga terjamin bebas dari cacat dan memenuhi syarat usia.
  • Memberikan opsi fleksibel, baik Anda memilih domba aqiqah Dombastis jantan atau betina, dengan kualitas yang terstandar dan harga transparan.
  • Menawarkan layanan lengkap hingga pengolahan dan penyaluran, membuat ibadah Anda menjadi lebih mudah dan praktis.

Membandingkan Domba Aqiqah dengan Domba Kurban

Meskipun sama-sama menyembelih domba, Aqiqah dan Kurban memiliki perbedaan. Perbedaan ini terletak pada waktu pelaksanaan dan tujuannya. Kurban terikat pada waktu Idul Adha, sementara Aqiqah disunnahkan pada hari ketujuh kelahiran. Syarat dombanya secara umum mirip, namun pada Kurban, domba jantan (yang tidak dikebiri) seringkali lebih diutamakan karena jumlah dagingnya. Namun sekali lagi, dalam Aqiqah, fokus utama adalah pada terpenuhinya jumlah yang tepat (1 atau 2 ekor) dan kesehatan domba.

Penutup: Sempurnakan Ibadah Aqiqah Anda

Kini, Anda tidak perlu lagi bingung. Kunci dalam melaksanakan Aqiqah yang sempurna terletak pada dua hal: tepat jumlah (dua untuk laki-laki, satu untuk perempuan) dan tepat kriteria (sehat, cukup umur, baik jantan maupun betina).

Memilih Domba Aqiqah Dombastis jantan atau betina sama-sama sah. Pilihlah yang paling membuat hati Anda tenang dan mampu.

Dombastis siap membantu Anda menyempurnakan ibadah syukur ini. Dengan layanan terjamin, Anda bisa fokus pada kebahagiaan menyambut kehadiran sang buah hati, sementara urusan domba kami yang tangani.

Hubungi Dombastis sekarang untuk konsultasi gratis dan pemesanan!

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *