
NGANJUK– Pondok Pesantren Insan Kamil di Nganjuk mengambil langkah progresif dalam menghadapi era digital dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing dan Optimalisasi Website selama tiga hari, terhitung sejak Rabu, 12 November 2025.
Pelatihan ini merupakan kolaborasi strategis antara Ponpes Insan Kamil dengan tim ahli dari PixxelPro Digital, sebuah institusi pelatihan digital terkemuka yang berbasis di Malang.
Pendiri PixxelPro Digital, Sandi, turut hadir secara langsung didampingi oleh sejumlah anak didiknya, yaitu Ramanda Alodya Keisya, Caisar Rizqi Alamsyah, Ahmat Alfarizi, dan Mochamad Zakaria Anzori. Pelatihan ini sukses membuka wawasan santri, khususnya dalam bidang digital marketing dan pengelolaan website.
Strategi Hari Pertama: Analisis dan Pilar Konten
Pada hari pertama, fokus materi diarahkan pada analisis fundamental dalam optimalisasi digital. Sandi memberikan penjelasan mendalam mengenai teknik pencarian keyword yang tepat di internet sebagai bekal utama dalam optimalisasi website.
Sesi dilanjutkan oleh tim dari PixxelPro Digital yang memaparkan topik spesifik. Caisar Rizqi Alamsyah membahas secara umum mengenai website yang dikembangkannya, yang berfokus pada sektor perikanan, pertanian, dan peternakan, memberikan gambaran riil kepada santri.
Kemudian, Mochamad Zakaria Anzori menjelaskan secara rinci tentang cara pembuatan tabel konten tim, dengan penekanan pada pemilihan tema (pilar) dan pengelompokan konten (cluster) yang efektif. Ahmat Alfarizi melengkapi sesi ini dengan memaparkan standarisasi struktur yang ideal dalam website.
Sesi hari pertama diakhiri oleh Ramanda Alodya Keisya yang memberikan pemahaman esensial seputar marketing funnel dalam konteks digital marketing. Suasana pelatihan, yang ditemani oleh air hujan yang deras, berlangsung santai namun materi yang diberikan tetap tersampaikan secara komprehensif.
Jamil Wahyudi, Pesantren Insan Kamil
“Pelatihan digital marketing ini benar-benar membantu saya memahami strategi pemasaran yang lebih efektif. Saya belajar bagaimana membuat artikel yang menarik, terstruktur, dan bisa meningkatkan visibilitas di dunia digital. Materinya jelas, praktis, dan langsung bisa dipraktikkan.”
Eksplorasi Hari Kedua dan Optimalisasi Website
Menyadari urgensi praktik, hari kedua pelatihan didedikasikan sepenuhnya untuk eksekusi. Tim santri yang telah dibentuk segera mengeksekusi tugas-tugas yang diberikan pada hari pertama. Mereka disiapkan untuk menghadapi dunia bisnis digital yang dinamis.
Materi praktik diperkuat dengan penjelasan tambahan mengenai urgensi goal framework dan konsep agile business, dua kerangka kerja penting dalam manajemen proyek dan strategi bisnis modern.
Puncak dari pelatihan ini adalah hari ketiga, di mana seluruh waktu dimanfaatkan untuk mengoptimalisasi website resmi Ponpes Insan Kamil. Ini adalah aplikasi langsung ilmu yang telah didapat, sekaligus menjadi aset penting bagi digitalisasi pesantren.

Pesan Kunci untuk Konsistensi dan Inovasi
Pelatihan tiga hari tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi para santri. Salah satu pesan strategis yang selalu diulang oleh Sandi dan terus terngiang adalah:
“Jika tidak mampu jadi yang pertama maka jadilah yang terbaik, jika tidak mampu menjadi yang terbaik maka jadilah yang paling beda.”
Ucapan ini menjadi bekal strategi yang kuat bagi para santri yang berambisi memulai atau mengembangkan bisnis di ranah digital.
Acara ditutup dengan pesan dari pimpinan Pondok Pesantren Insan Kamil, Kamal Musthofa. Beliau menegaskan pentingnya keberlanjutan pasca-pelatihan.
“Acara yang berlangsung tidak ada artinya apa-apa tanpa kemauan untuk maju dan konsistensi dari ilmu baru yang didapat.”
Acara diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama seluruh peserta, menandai dimulainya era baru digitalisasi di Ponpes Insan Kamil.

Makasih sudah berkunjung di pesantren dan menambahkan wawasan pengalaman dan materi untuk teman teman PKL dan pondok